Latest Articles

Inspirasi & informasi terbaru dari Bali

View All
Tamu Polandia Terpukau Kopi Ijen Raung, Kayumas Kopi Situbondo Bukti Kopi Lokal Layak Go Global
Hospitality 25 Sep 2026

Tamu Polandia Terpukau Kopi Ijen Raung, Kayumas Kopi Situbondo Bukti Kopi Lokal Layak Go Global

Tamu Polandia Terpukau Kopi Ijen Raung, Kayumas Kopi Situbondo Bukti Kopi Lokal Layak Go GlobalSITUBONDO, BALI INSPIRASI - Keharuman kopi Ijen Raung kembali menarik perhatian dunia. Pada Selasa, 22 September 2026, Kayumas Kopi di Desa Kayumas, Situbondo, menerima kunjungan istimewa dari tamu asal Polandia.Bukan sekadar wisata, kunjungan ini menjadi bukti bahwa cita rasa kopi Indonesia, khususnya dari lereng Ijen Raung, memiliki daya magnet yang menembus benua.Tamu dari Polandia tersebut secara khusus datang untuk melihat langsung proses hilirisasi kopi yang dijalankan oleh Kayumas Kopi. Dari hulu ke hilir, dari kebun hingga cangkir, mereka menyaksikan bagaimana kopi premium diolah dengan penuh dedikasi dan standar kualitas tinggi.Didik, penggagas Kayumas Kopi, dengan sangat terbuka menjelaskan seluruh perjalanan Kopi Ijen Raung. Ia memaparkan potensi besar kopi asal Desa Kayumas yang tumbuh di ketinggian ideal dengan karakter rasa yang unik, fruity, bold, dan memiliki aftertaste yang bersih, karakter yang sangat dicari pasar specialty coffee Eropa. "Kami tidak hanya menjual biji kopi, kami menjual cerita, budaya, dan potensi desa. Kopi Ijen Raung dari Desa Kayumas ini sangat berpotensi untuk pasar global karena kualitasnya yang konsisten dan cerita di baliknya yang kuat," ujar Didik di tengah sesi cupping.Yang menarik, tamu dari Polandia tersebut sangat mengapresiasi filosofi yang dibawa Kayumas Kopi. Bagi mereka, minum kopi bukan sekadar kebutuhan kafein, melainkan sebuah lifestyle premium. Sebuah ritual, budaya, dan gaya hidup yang menghargai kualitas, proses, dan keaslian.Mereka menilai, Kayumas Kopi telah berhasil mengangkat budaya minum kopi ke level yang lebih tinggi. Dengan menjaga kualitas premium, proses hilirisasi yang transparan, dan pemberdayaan petani lokal, Kayumas Kopi dinilai sangat layak untuk dikembangkan dan bersaing di pasar global.Kunjungan ini menjadi penanda penting. Jika tamu dari Polandia saja rela datang jauh-jauh ke Desa Kayumas hanya untuk secangkir kopi Ijen Raung yang otentik, ini adalah sinyal kuat bahwa kopi lokal kita sudah tidak lagi dipandang sebelah mata.Kayumas Kopi bukan hanya tentang kopi. Ini tentang bagaimana sebuah desa di kaki Gunung Ijen Raung mampu bercerita kepada dunia, melalui aroma dan rasa.Kayumas Kopi adalah brand kopi asal Desa Kayumas, Situbondo, yang fokus pada pengembangan Kopi Ijen Raung dengan konsep hilirisasi berkelanjutan, dari petani langsung ke pasar global dengan kualitas premium.Ingin merasakan langsung keotentikan Kopi Ijen Raung? Kunjungi Kayumas Kopi dan jadilah bagian dari cerita kopi yang mendunia.Dari Polandia ke Desa Kayumas demi secangkir Kopi Ijen Raung! šŸ‡µšŸ‡±šŸ‡®šŸ‡©Selasa kemarin jadi hari istimewa, tamu dari Polandia rela berkunjung ke Kayumas Kopi untuk melihat langsung proses hilirisasi kopi premium kita.Mereka terpukau! Katanya, kopi Ijen Raung punya kualitas lifestyle premium yang LAYAK GO GLOBAL! šŸŒā˜•Bangga kopi desa bisa mendunia!#KayumasKopi #KopiIjenRaung #Situbondo #KopiIndonesia #SpecialtyCoffee #GoGlobal #BaliInspirasi #Storytelling

Sholawat Walisongo Bali Gaungkan Toleransi di Pulau Dewata, Lestarikan Warisan Ilmu , Iman dan Peradaban
Art 20 Sep 2026

Sholawat Walisongo Bali Gaungkan Toleransi di Pulau Dewata, Lestarikan Warisan Ilmu , Iman dan Peradaban

Sholawat Walisongo Bali Gaungkan Toleransi di Pulau Dewata, Lestarikan Warisan Ilmu , Iman dan Peradaban Bali-inspirasi"Denpasar, Bali # 20 September 2026.Pulau Bali yang dikenal dengan keindahan budaya dan kultur yang adi luhung, kembali menunjukkan jati dirinya sebagai pulau toleransi. Di tengah keberagaman yang dijunjung tinggi, sebuah lantunan doa penuh kedamaian menggema di jantung Kota Denpasar.Bertempat di Sekretariat PD PWI Denpasar Bali, Jl. Pulau Singkep, Br. Kepisah No. 4B, Pedungan, Denpasar, "Sholawat Walisongo Bali" digelar dengan khidmat. Acara yang dipimpin langsung oleh KH. Imam Jayadi ini menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan tokoh-tokoh spiritual besar Nusantara, Walisongo, yang dahulu membawa budaya keagamaan, kedamaian, dan peradaban Islam yang santun ke tanah Jawa, yang warisan ilmu dan imannya masih hidup hingga kini.Acara ini diinisiasi oleh *Perjuangan Walisongo Indonesia Provinsi Bali* yang diketuai oleh *Ustaz HM. Rosuli, S.Pd., S.Si.*Dengan suasana yang harmonis dan penuh hikmat, acara Sholawat Walisongo Bali ini diiringi dengan tabuhan musik rebana yang syahdu dan alunan doa-doa pengajian yang dibacakan secara bersama-sama. Bukan sekadar ritual keagamaan, kegiatan ini menjadi simbol nyata dari nilai kerukunan dan kedamaian yang terus dilestarikan secara berkelanjutan di Bali.Yang membuat acara ini istimewa, Sholawat Walisongo Bali turut dihadiri oleh lintas agama. Tampak hadir para pemangku Hindu dan tokoh lintas iman lainnya, duduk bersama dalam satu majelis, membuktikan bahwa toleransi di Bali bukan sekadar wacana, melainkan laku hidup sehari-hari.Dalam sambutannya, Ketua Perwakilan Daerah Perjuangan Walisongo Indonesia Provinsi Bali, Ustaz HM. Rosuli, S.Pd., S.Si.,* menegaskan bahwa esensi dari perjuangan Walisongo adalah membawa kedamaian, bukan perpecahan."Walisongo mengajarkan kita bahwa dakwah itu dengan budaya, dengan cinta, dan dengan kedamaian. Di Bali, kami ingin melanjutkan warisan itu. Sholawat Walisongo Bali ini bukan hanya untuk umat Islam, tapi untuk merawat Indonesia. Pulau Bali ini mengajarkan kita tentang toleransi yang luar biasa. Kami dari Perjuangan Walisongo Indonesia Provinsi Bali berkomitmen untuk terus menjaga warisan ilmu, iman, dan peradaban yang ditinggalkan para wali, dengan cara merangkul semua umat, termasuk saudara-saudara kami dari Hindu, Kristen, dan lainnya. Karena sejatinya, peradaban itu dibangun dengan kerukunan," ujar HM. Rosuli di sela-sela acara.Ia juga menambahkan bahwa kehadiran organisasinya di Bali adalah untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan."Kami ingin menunjukkan bahwa Islam yang dibawa Walisongo adalah Islam yang Rahmatan Lil Alamin, yang selaras dengan budaya Bali yang penuh cinta kasih. Semoga dari Sekretariat PWI Denpasar ini, gaung Sholawat Walisongo bisa menjadi inspirasi perdamaian bagi seluruh Nusantara," tambahnya.Acara ditutup dengan doa bersama untuk kedamaian Bali dan Indonesia. Para peserta dari berbagai latar belakang agama saling berjabat tangan, menciptakan pemandangan yang menjadi cerminan indah dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika.Dengan terselenggaranya Sholawat Walisongo Bali ini, diharapkan nilai-nilai luhur Walisongo dapat terus hidup dan menjadi jembatan penguat toleransi antar umat beragama di Pulau Bali.-inspirasi #storytelling

Unique , Warung Gudeg Joglo in Renon Features a Art Studio for Nostalgic-Style Sketches
Hospitality 16 Sep 2026

Unique , Warung Gudeg Joglo in Renon Features a Art Studio for Nostalgic-Style Sketches

Renon, Denpasar 16.9.2026.bali inspire— While "gudeg" eateries are typically associated solely with cuisine, Warung Gudeg Joglo—located on Jalan Badak Agung, Renon, Denpasar—breaks the mold. This "Joglo"-style establishment houses a hidden art gallery featuring sketches with a truly unique character.Beyond the deliciousness of its Yogyakarta-style "gudeg", the eatery is owned by a talented female artist, Retno Arya Bayuaji. Known affectionately as Mbak Retno, she has long pursued sketching as both a hobby and a passion.Her sketches come to life with a strong nostalgic aesthetic, capturing classic Javanese life, female figures, and traditional market scenes through spontaneous, expressive strokes."It turns out there are many admirers; in fact, my original works have even been exhibited in Ubud. I’ve received positive feedback from various painters who frequent Warung Gudeg Joglo here on Jalan Badak Agung. Sketching—letting the lines flow spontaneously—has been a hobby of mine since childhood," Retno Arya Bayuaji revealed when met at her eatery.From Ubud Exhibitions to the Walls of Warung Gudeg JogloRetno Arya Bayuaji’s original works are no mere amateur efforts; they have been exhibited in Ubud, a renowned global hub for the arts. Many painters and artists who stopped by to enjoy the "gudeg" found themselves captivated by the artworks displayed on the eatery's walls.Retno’s sketching style is known for its high degree of spontaneity. She avoids excessive reworking, allowing the lines to flow naturally while successfully capturing the emotion and narrative of her subjects. It is this distinctive quality that makes her work highly sought after by collectors. Savoring Authentic Gudeg Amidst Vintage-Style Sketch ArtBeyond serving as an art space, Warung Gudeg Joglo maintains its core identity as an eatery offering authentic, original Jogja-style gudeg at affordable prices.The blend of Jogja’s signature sweet-and-savory gudeg flavors with the atmosphere of a vintage-style sketch gallery offers visitors a unique experience.The combination of authentic, affordable Jogja gudeg and the chance to admire vintage-style sketches inspires visitors from near and far—both domestic and international.Many travelers—from various cities across the country to international tourists—make a special trip here not just to dine, but also to view and discuss the displayed artwork."After eating the gudeg and looking at Mbak Retno’s paintings, it feels like stepping back into the Jogja of yesteryear. It’s truly inspiring; I leave with a full stomach and a happy heart, having found artistic inspiration," said a visitor from Jakarta.With this "culinary-meets-art-space" concept, Warung Gudeg Joglo in Renon has become a unique, must-visit destination in Denpasar, especially for food and art enthusiasts. VISIT INFO:Warung Gudeg JogloAddress: Jl. Badak Agung, Renon, DenpasarSignature Dishes: Original Jogja Gudeg, Krecek (spicy cattle-skin stew), Free-range Chicken, Pindang EggsFacilities: Art Studio & Vintage-Style Sketch Gallery.#storytelling bali-inspire 

Tamu Polandia Terpukau Kopi Ijen Raung, Kayumas Kopi Situbondo Bukti Kopi Lokal Layak Go Global
Hospitality 25 Sep 2026

Tamu Polandia Terpukau Kopi Ijen Raung, Kayumas Kopi Situbondo Bukti Kopi Lokal Layak Go Global

Tamu Polandia Terpukau Kopi Ijen Raung, Kayumas Kopi Situbondo Bukti Kopi Lokal Layak Go GlobalSITUBONDO, BALI INSPIRASI - Keharuman kopi Ijen Raung kembali menarik perhatian dunia. Pada Selasa, 22 September 2026, Kayumas Kopi di Desa Kayumas, Situbondo, menerima kunjungan istimewa dari tamu asal Polandia.Bukan sekadar wisata, kunjungan ini menjadi bukti bahwa cita rasa kopi Indonesia, khususnya dari lereng Ijen Raung, memiliki daya magnet yang menembus benua.Tamu dari Polandia tersebut secara khusus datang untuk melihat langsung proses hilirisasi kopi yang dijalankan oleh Kayumas Kopi. Dari hulu ke hilir, dari kebun hingga cangkir, mereka menyaksikan bagaimana kopi premium diolah dengan penuh dedikasi dan standar kualitas tinggi.Didik, penggagas Kayumas Kopi, dengan sangat terbuka menjelaskan seluruh perjalanan Kopi Ijen Raung. Ia memaparkan potensi besar kopi asal Desa Kayumas yang tumbuh di ketinggian ideal dengan karakter rasa yang unik, fruity, bold, dan memiliki aftertaste yang bersih, karakter yang sangat dicari pasar specialty coffee Eropa. "Kami tidak hanya menjual biji kopi, kami menjual cerita, budaya, dan potensi desa. Kopi Ijen Raung dari Desa Kayumas ini sangat berpotensi untuk pasar global karena kualitasnya yang konsisten dan cerita di baliknya yang kuat," ujar Didik di tengah sesi cupping.Yang menarik, tamu dari Polandia tersebut sangat mengapresiasi filosofi yang dibawa Kayumas Kopi. Bagi mereka, minum kopi bukan sekadar kebutuhan kafein, melainkan sebuah lifestyle premium. Sebuah ritual, budaya, dan gaya hidup yang menghargai kualitas, proses, dan keaslian.Mereka menilai, Kayumas Kopi telah berhasil mengangkat budaya minum kopi ke level yang lebih tinggi. Dengan menjaga kualitas premium, proses hilirisasi yang transparan, dan pemberdayaan petani lokal, Kayumas Kopi dinilai sangat layak untuk dikembangkan dan bersaing di pasar global.Kunjungan ini menjadi penanda penting. Jika tamu dari Polandia saja rela datang jauh-jauh ke Desa Kayumas hanya untuk secangkir kopi Ijen Raung yang otentik, ini adalah sinyal kuat bahwa kopi lokal kita sudah tidak lagi dipandang sebelah mata.Kayumas Kopi bukan hanya tentang kopi. Ini tentang bagaimana sebuah desa di kaki Gunung Ijen Raung mampu bercerita kepada dunia, melalui aroma dan rasa.Kayumas Kopi adalah brand kopi asal Desa Kayumas, Situbondo, yang fokus pada pengembangan Kopi Ijen Raung dengan konsep hilirisasi berkelanjutan, dari petani langsung ke pasar global dengan kualitas premium.Ingin merasakan langsung keotentikan Kopi Ijen Raung? Kunjungi Kayumas Kopi dan jadilah bagian dari cerita kopi yang mendunia.Dari Polandia ke Desa Kayumas demi secangkir Kopi Ijen Raung! šŸ‡µšŸ‡±šŸ‡®šŸ‡©Selasa kemarin jadi hari istimewa, tamu dari Polandia rela berkunjung ke Kayumas Kopi untuk melihat langsung proses hilirisasi kopi premium kita.Mereka terpukau! Katanya, kopi Ijen Raung punya kualitas lifestyle premium yang LAYAK GO GLOBAL! šŸŒā˜•Bangga kopi desa bisa mendunia!#KayumasKopi #KopiIjenRaung #Situbondo #KopiIndonesia #SpecialtyCoffee #GoGlobal #BaliInspirasi #Storytelling

Sholawat Walisongo Bali Gaungkan Toleransi di Pulau Dewata, Lestarikan Warisan Ilmu , Iman dan Peradaban
Art 20 Sep 2026

Sholawat Walisongo Bali Gaungkan Toleransi di Pulau Dewata, Lestarikan Warisan Ilmu , Iman dan Peradaban

Sholawat Walisongo Bali Gaungkan Toleransi di Pulau Dewata, Lestarikan Warisan Ilmu , Iman dan Peradaban Bali-inspirasi"Denpasar, Bali # 20 September 2026.Pulau Bali yang dikenal dengan keindahan budaya dan kultur yang adi luhung, kembali menunjukkan jati dirinya sebagai pulau toleransi. Di tengah keberagaman yang dijunjung tinggi, sebuah lantunan doa penuh kedamaian menggema di jantung Kota Denpasar.Bertempat di Sekretariat PD PWI Denpasar Bali, Jl. Pulau Singkep, Br. Kepisah No. 4B, Pedungan, Denpasar, "Sholawat Walisongo Bali" digelar dengan khidmat. Acara yang dipimpin langsung oleh KH. Imam Jayadi ini menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan tokoh-tokoh spiritual besar Nusantara, Walisongo, yang dahulu membawa budaya keagamaan, kedamaian, dan peradaban Islam yang santun ke tanah Jawa, yang warisan ilmu dan imannya masih hidup hingga kini.Acara ini diinisiasi oleh *Perjuangan Walisongo Indonesia Provinsi Bali* yang diketuai oleh *Ustaz HM. Rosuli, S.Pd., S.Si.*Dengan suasana yang harmonis dan penuh hikmat, acara Sholawat Walisongo Bali ini diiringi dengan tabuhan musik rebana yang syahdu dan alunan doa-doa pengajian yang dibacakan secara bersama-sama. Bukan sekadar ritual keagamaan, kegiatan ini menjadi simbol nyata dari nilai kerukunan dan kedamaian yang terus dilestarikan secara berkelanjutan di Bali.Yang membuat acara ini istimewa, Sholawat Walisongo Bali turut dihadiri oleh lintas agama. Tampak hadir para pemangku Hindu dan tokoh lintas iman lainnya, duduk bersama dalam satu majelis, membuktikan bahwa toleransi di Bali bukan sekadar wacana, melainkan laku hidup sehari-hari.Dalam sambutannya, Ketua Perwakilan Daerah Perjuangan Walisongo Indonesia Provinsi Bali, Ustaz HM. Rosuli, S.Pd., S.Si.,* menegaskan bahwa esensi dari perjuangan Walisongo adalah membawa kedamaian, bukan perpecahan."Walisongo mengajarkan kita bahwa dakwah itu dengan budaya, dengan cinta, dan dengan kedamaian. Di Bali, kami ingin melanjutkan warisan itu. Sholawat Walisongo Bali ini bukan hanya untuk umat Islam, tapi untuk merawat Indonesia. Pulau Bali ini mengajarkan kita tentang toleransi yang luar biasa. Kami dari Perjuangan Walisongo Indonesia Provinsi Bali berkomitmen untuk terus menjaga warisan ilmu, iman, dan peradaban yang ditinggalkan para wali, dengan cara merangkul semua umat, termasuk saudara-saudara kami dari Hindu, Kristen, dan lainnya. Karena sejatinya, peradaban itu dibangun dengan kerukunan," ujar HM. Rosuli di sela-sela acara.Ia juga menambahkan bahwa kehadiran organisasinya di Bali adalah untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan."Kami ingin menunjukkan bahwa Islam yang dibawa Walisongo adalah Islam yang Rahmatan Lil Alamin, yang selaras dengan budaya Bali yang penuh cinta kasih. Semoga dari Sekretariat PWI Denpasar ini, gaung Sholawat Walisongo bisa menjadi inspirasi perdamaian bagi seluruh Nusantara," tambahnya.Acara ditutup dengan doa bersama untuk kedamaian Bali dan Indonesia. Para peserta dari berbagai latar belakang agama saling berjabat tangan, menciptakan pemandangan yang menjadi cerminan indah dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika.Dengan terselenggaranya Sholawat Walisongo Bali ini, diharapkan nilai-nilai luhur Walisongo dapat terus hidup dan menjadi jembatan penguat toleransi antar umat beragama di Pulau Bali.-inspirasi #storytelling

Unique , Warung Gudeg Joglo in Renon Features a Art Studio for Nostalgic-Style Sketches
Hospitality 16 Sep 2026

Unique , Warung Gudeg Joglo in Renon Features a Art Studio for Nostalgic-Style Sketches

Renon, Denpasar 16.9.2026.bali inspire— While "gudeg" eateries are typically associated solely with cuisine, Warung Gudeg Joglo—located on Jalan Badak Agung, Renon, Denpasar—breaks the mold. This "Joglo"-style establishment houses a hidden art gallery featuring sketches with a truly unique character.Beyond the deliciousness of its Yogyakarta-style "gudeg", the eatery is owned by a talented female artist, Retno Arya Bayuaji. Known affectionately as Mbak Retno, she has long pursued sketching as both a hobby and a passion.Her sketches come to life with a strong nostalgic aesthetic, capturing classic Javanese life, female figures, and traditional market scenes through spontaneous, expressive strokes."It turns out there are many admirers; in fact, my original works have even been exhibited in Ubud. I’ve received positive feedback from various painters who frequent Warung Gudeg Joglo here on Jalan Badak Agung. Sketching—letting the lines flow spontaneously—has been a hobby of mine since childhood," Retno Arya Bayuaji revealed when met at her eatery.From Ubud Exhibitions to the Walls of Warung Gudeg JogloRetno Arya Bayuaji’s original works are no mere amateur efforts; they have been exhibited in Ubud, a renowned global hub for the arts. Many painters and artists who stopped by to enjoy the "gudeg" found themselves captivated by the artworks displayed on the eatery's walls.Retno’s sketching style is known for its high degree of spontaneity. She avoids excessive reworking, allowing the lines to flow naturally while successfully capturing the emotion and narrative of her subjects. It is this distinctive quality that makes her work highly sought after by collectors. Savoring Authentic Gudeg Amidst Vintage-Style Sketch ArtBeyond serving as an art space, Warung Gudeg Joglo maintains its core identity as an eatery offering authentic, original Jogja-style gudeg at affordable prices.The blend of Jogja’s signature sweet-and-savory gudeg flavors with the atmosphere of a vintage-style sketch gallery offers visitors a unique experience.The combination of authentic, affordable Jogja gudeg and the chance to admire vintage-style sketches inspires visitors from near and far—both domestic and international.Many travelers—from various cities across the country to international tourists—make a special trip here not just to dine, but also to view and discuss the displayed artwork."After eating the gudeg and looking at Mbak Retno’s paintings, it feels like stepping back into the Jogja of yesteryear. It’s truly inspiring; I leave with a full stomach and a happy heart, having found artistic inspiration," said a visitor from Jakarta.With this "culinary-meets-art-space" concept, Warung Gudeg Joglo in Renon has become a unique, must-visit destination in Denpasar, especially for food and art enthusiasts. VISIT INFO:Warung Gudeg JogloAddress: Jl. Badak Agung, Renon, DenpasarSignature Dishes: Original Jogja Gudeg, Krecek (spicy cattle-skin stew), Free-range Chicken, Pindang EggsFacilities: Art Studio & Vintage-Style Sketch Gallery.#storytelling bali-inspire 

Upcoming Events in Bali

Jangan lewatkan event menarik di Bali

View All

Follow the Beauty of Bali @bali.inspirasi

Dapatkan Inspirasi Bali
Langsung di Email Anda

Informasi destinasi, event, dan promo menarik setiap minggu.

Home Destination Stay Search Menu
Tersimpan
Belum ada favorit

Klik ikon hati pada tempat yang Anda sukai untuk menyimpannya di sini.