Jakarta, 22 November 2025 – Taekwondo Jidokwan Indonesia (TJI) kembali mencatat sejarah dengan sukses menyelenggarakan Kejuaraan Nasional Virtual Taekwondo Jidokwan Indonesia ke-3. Kompetisi yang berlangsung pada 15–22 November 2025 ini menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan para atlet dari berbagai daerah di Indonesia tanpa harus bertatap muka langsung, melainkan melalui rekaman video yang dikirimkan secara daring.
Ajang Persaudaraan dan Prestasi- Kejuaraan ini tidak hanya menjadi wadah untuk mengukur kemampuan para atlet, tetapi juga sarana mempererat hubungan antar-dojang serta organisasi taekwondo di seluruh Indonesia. Dengan format virtual, peserta dari berbagai tingkatan usia dan kemampuan dapat berpartisipasi, mulai dari kategori SD, SMP, SMA, hingga dewasa dan senior. Terdapat enam disiplin yang dipertandingkan, yakni Pomsae Standard, Free Style Pomsae, Kyukpa, Hoshinsul, Combat Kicking Challenge, serta Combat Impact K1-Taekwondo.

Proses Kompetisi- Peserta diwajibkan mengirimkan video sesuai disiplin dan kategori masing-masing, dengan format penamaan yang jelas: disiplin, kategori, nama, dan dojang. Penilaian dilakukan secara ketat oleh dewan juri yang terdiri dari tokoh-tokoh taekwondo Jidokwan nasional dan internasional, termasuk GM Letkol Laut (P) Pius Herdasa K.M Pembina aktif Jidokwan Indonesia., GM Qaizer Khan Niazi International Director Jidokwan Korea, serta GM Bimo Hernowo presiden Jidokwan Indonesia.
Pengumuman juara dijadwalkan pada 1 Desember 2025, dengan penghargaan berupa sertifikat digital yang ditandatangani langsung oleh pembina TJI, Presiden World K1-Taekwondo, dan International Director Jidokwan Korea serta President TJI.
Hasil Kejuaraan- Dalam kategori penghargaan khusus, sejumlah nama mencuri perhatian:
The Best Favorite Athlete Putra : Yermias Elwarin dari SD Negeri 35 Sorong.The Best Favorite Athlete Putri : Assyifa S. Putri Taufik dari Glory Taekwondo Club, Sorong. The Best Favorite Trainer: Rahmad H, S.Pd dari Rahmad Gemilang TKD Academy Berau.

Sementara itu Juara umum di dominasi tiga Dojang yang sangat ketat bersaing. Juara Umum Pertama jatuh pada Rahmad Gemilang TKD Academy Berau – Kalimantan Timur dengan perolehan 15 emas, 10 perak , 6 perunggu. Juara umum Kedua jatuh pada Dojang TJC Sulawesi Barat dengan perolehan 6 emas, 7 perak, 2 perunggu, dan Juara Umum ketiga jatuh pada Glory Taekwondo Club Sorong Papua dengan perolehan 3 emas, 2 perak, 1 perunggu.
Makna Kejuaraan- Kejuaraan virtual ini membuktikan bahwa semangat olahraga dan seni bela diri taekwondo tetap dapat berkembang meski dalam keterbatasan ruang dan waktu. Dengan memanfaatkan teknologi, TJI berhasil menciptakan ajang kompetisi yang tidak hanya menekankan pada prestasi, tetapi juga nilai persaudaraan, sportivitas, dan kebersamaan.
Keberhasilan penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Virtual Taekwondo Jidokwan Indonesia ke-3 tahun 2025 menjadi bukti nyata bahwa olahraga bela diri mampu beradaptasi dengan era digital. Lebih dari sekadar kompetisi, acara ini adalah perayaan semangat juang para atlet muda Indonesia yang terus berusaha mengharumkan nama bangsa melalui taekwondo. Dengan dukungan para tokoh taekwondo nasional dan internasional, serta partisipasi luas dari berbagai daerah, kejuaraan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya untuk terus berprestasi dan menjaga nilai luhur persaudaraan dalam olahraga.bali-inspirasi #storytelling