Bali Culture & Stories

Read our latest articles about Bali's unique culture and lifestyle.

Explore  Bali's Natural Beauty with Barefoot Elegance from 'Clavaan Bali' Boutique Fashion
Hospitality 08 Nov 2025
Explore Bali's Natural Beauty with Barefoot Elegance from 'Clavaan Bali' Boutique Fashion

Explore Bali's Natural Beauty with Barefoot Elegance from Clavaan Bali Boutique Fashion Bali.8.11.2025, an island renowned for its extraordinary natural beauty, offers a variety of stunning tourist destinations, from beautiful beaches to lush, cool forests. If you're looking for a place to travel and want to experience authentic natural beauty, then Bali is the right choice.https://linktr.ee/clavaanbali Beach and Forest: Favorite Destinations in Bali Explore earth Bali has many beautiful beaches, such as Canggu, Kuta Beach, Seminyak Beach, and Nusa Dua Beach, which offer incredible natural beauty and exciting surfing activities. Furthermore, Ubud in Bali is also an ideal destination for sightseeing, with Ubud Forest, Mangrove Forest, and Monkey Forest offering unique natural beauty and the opportunity to see wildlife. Barefoot Elegance from Clavaan Bali Boutique Fashion Barefoot Elegance If you're looking to add a touch of style to your trip, then Clavaan Bali Boutique Fashion is the perfect choice. With a collection of simple, Barefoot Elegance, and comfortable clothing, Clavaan Bali offers styles suitable for various occasions, from the beach to the jungle. Clavaan Bali clothing is made from eco-friendly and natural fibers, so you can feel comfortable and Barefoot Elegance while protecting the environment. Barefoot Elegance: A Lifestyle Connected to Nature Clavaan Bali Boutique Fashion promotes the concept of "Barefoot Elegance," which means a lifestyle connected to nature. With comfortable, natural clothing, you can feel closer to nature and increase positive energy. "Barefoot Elegance By the Earth, Barefoot Elegance on the island of Bali, it's a grounding, back-to-nature experience with your freestyle anywhere, like the beach and the forest," said a Clavaan representative. Experience the Beauty of Nature and a Balanced Lifestyle With Clavaan Bali Boutique Fashion, you can experience the natural beauty of Bali with elegant and comfortable styles. Clavaan Bali clothing is made from eco-friendly natural fibers, so you can feel comfortable and elegant while protecting the environment. "Feel better as a wellness experience, we can feel connected, good feeling, and your inspiration," said a Clavaan representative. So, if you want to experience Bali's natural beauty with an Barefoot Elegance and simple style, then Clavaan Boutique Fashion is the right choice. Stay connected to the earth and experience the beauty of nature with a balanced lifestyle. đŸ’«đŸ’«đŸ’«#storytelling bali-inspirasi

Explorasi Keindahan Alam Bali dengan Gaya Barefoot Elegance dari Clavaan Bali ,Boutique Fashion
Hospitality 08 Nov 2025
Explorasi Keindahan Alam Bali dengan Gaya Barefoot Elegance dari Clavaan Bali ,Boutique Fashion

Eksplorasi Keindahan Alam Bali dengan Gaya Barefoot Elegance dari Clavaan Bali Boutique Fashion Bali, pulau yang terkenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa, menawarkan berbagai destinasi wisata yang memukau, mulai dari pantai yang indah hingga hutan yang hijau dan sejuk. Jika Anda sedang mencari tempat untuk berwisata dan ingin merasakan keindahan alam yang autentik, maka Bali adalah pilihan yang tepat.https://linktr.ee/clavaanbaliPantai dan Hutan: Destinasi Favorit di Bali Bali memiliki banyak pantai yang indah, seperti Canggu , Pantai Kuta, Pantai Seminyak, dan Pantai Nusa Dua, yang menawarkan keindahan alam yang luar biasa dan kegiatan surfing yang menyenangkan. Selain itu, Ubud di Bali juga merupakan tempat yang ideal untuk berwisata, seperti Hutan Ubud dan Hutan Mangrove, Mongkey forest yang menawarkan keindahan alam yang unik dan kesempatan untuk melihat kehidupan liar. Gaya Barefoot Elegance dari Clavaan Bali Boutique Fashion Jika Anda ingin menambahkan sentuhan gaya pada perjalanan Anda, maka Clavaan Bali Boutique Fashion adalah pilihan yang tepat. Dengan koleksi pakaian yang simpel yakni Barefoot Elegance dan nyaman, Clavaan Bali menawarkan gaya baju model yang sesuai untuk berbagai kesempatan, mulai dari pantai hingga hutan. Pakaian Clavaan Bali dibuat dari bahan serat eco-friendly dan alami, sehingga Anda dapat merasa nyaman dan Barefoot Elegance sambil menjaga lingkungan. Barefoot Elegance: Gaya Hidup yang Terhubung dengan Alam Clavaan Bali Boutique Fashion mengusung konsep "Barefoot Elegance", yang berarti gaya hidup yang terhubung dengan alam. Dengan pakaian yang nyaman dan alami, Anda dapat merasa lebih dekat dengan alam dan meningkatkan energi positif. "Barefoot Elegance By the Earth, Barefoot Elegance in Bali island its a grounding back to nature by your free style any where, like to the beach and forest," kata perwakilan Clavaan Bali. Rasakan Keindahan Alam dan Gaya Hidup yang Seimbang Dengan Clavaan Bali Boutique Fashion, Anda dapat merasakan keindahan alam Bali dengan gaya yang Barefoot Elegance dan nyaman. Pakaian Clavaan Bali dibuat dari bahan serat alami eco-friendly , sehingga Anda dapat merasa nyaman dan elegan sambil menjaga lingkungan. "Feel more better as a wellness we can feel connect good feel and your inspired," kata perwakilan Clavaan Bali. Jadi, jika Anda ingin merasakan keindahan alam Bali dengan gaya yang Barefoot Elegance dan simpel, maka Clavaan Bali Boutique Fashion adalah pilihan yang tepat. Stay connected by earth dan rasakan keindahan alam dengan gaya hidup yang seimbang. đŸ’«đŸ’«đŸ’«#storytelling bali-inspirasi

Bisnis Matching Mitra Rumah BUMN Pertamina di Breukelen Belanda ,  Kopi Kayu Mas Pulang Kampung ke Belanda
Hospitality 05 Nov 2025
Bisnis Matching Mitra Rumah BUMN Pertamina di Breukelen Belanda , Kopi Kayu Mas Pulang Kampung ke Belanda

Bisnis Matching Mitra Rumah BUMN Pertamina di Breukelen Belanda: Kopi Kayu Mas Pulang Kampung ke Belanda Belanda.5.11.2025.Dalam upaya meningkatkan ekspor produk Indonesia, Rumah BUMN Pertamina telah melakukan bisnis matching dengan mitra di Breukelen, Belanda. Salah satu produk yang berhasil dipasarkan adalah Kopi Kayu Mas, sebuah merek kopi asal Indonesia yang terkenal dengan kualitasnya. Kopi Kayu Mas, yang dikenal dengan tagline "The Legend 'A Cup of Java'", telah berhasil menembus pasar internasional dan menjadi salah satu produk unggulan Indonesia. Dengan kualitas yang terjamin dan rasa yang khas, Kopi Kayu Mas telah menjadi favorit di kalangan pecinta kopi di seluruh dunia. Bisnis matching ini merupakan bagian dari program Rumah BUMN Pertamina yang bertujuan untuk meningkatkan ekspor produk Indonesia dan mempromosikan produk lokal di pasar internasional. Dengan adanya program ini, Kopi Kayu Mas dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan. "Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Rumah BUMN Pertamina untuk mempromosikan Kopi Kayu Mas di pasar internasional," kata perwakilan Kopi Kayu Mas. "Kami percaya bahwa kualitas dan rasa Kopi Kayu Mas dapat memuaskan konsumen di seluruh dunia." Bisnis matching ini juga merupakan kesempatan bagi Kopi Kayu Mas untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen baru di Belanda. Dengan adanya program ini, Kopi Kayu Mas dapat meningkatkan kesadaran merek dan meningkatkan penjualan di pasar internasional. "Program bisnis matching ini sangat bermanfaat bagi kami," kata perwakilan Rumah BUMN Pertamina. "Kami berharap dapat terus bekerja sama dengan mitra di Belanda untuk mempromosikan produk Indonesia dan meningkatkan ekspor." Dengan demikian, Kopi Kayu Mas dapat "pulang kampung" ke Belanda , hal ini dikarenakan yang menanam dari Belanda dan memperkenalkan produknya kepada konsumen baru. Kami berharap dapat melihat kesuksesan Kopi Kayu Mas di pasar internasional dan meningkatkan kesadaran merek Indonesia di seluruh dunia. #storytelling bali-inspirasi

TJI SULAWESI UTARA GELAR OPEN COMPETITION TAEKWONDO 2025
Hospitality 03 Nov 2025
TJI SULAWESI UTARA GELAR OPEN COMPETITION TAEKWONDO 2025

TJI SULAWESI UTARA MENYELENGGARAKAN OPEN COMPETITION TAEKWONDO 2025 Minahasa Utara, 2 November 2025 — Taekwondo Jidokwan Indonesia (TJI) Provinsi Sulawesi Utara kembali menggelar pertandingan bergengsi bertajuk Open Competition 2025, sebagai penutup tahun sekaligus ajang peningkatan jam terbang bagi para atlet muda. Bertempat di GOR SMA Negeri 1 Guru Lombok, Kolongan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, kompetisi ini menjadi momentum penting dalam memperluas eksistensi TJI di wilayah Sulawesi Utara, khususnya Minahasa Utara. Dukungan positif mengalir dari berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan pihak sekolah. “Kegiatan seperti ini sangat kami dukung agar generasi muda tidak mudah terjerumus ke hal-hal negatif seperti senjata tajam dan lainnya,” ujar Kepala Desa Kolongan. Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Guru Lombok juga menyambut baik kegiatan ini dengan membuka fasilitas sekolah untuk digunakan sebagai arena pertandingan. “Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini dan berharap event berikutnya bisa kembali dilaksanakan di sini,” ungkapnya. AJANG UNJUK KEMAMPUAN ATLET MUDA- Ketua Panitia, KBN Ray Rara Andika Putra Ime, menyampaikan bahwa kompetisi ini merupakan mandat langsung dari Ketua TJI Sulut, Master SSN Jembry Rumampuk, S.Pd, sebagai bagian dari program akhir tahun. Kegiatan ini turut melibatkan sejumlah tokoh penting seperti SBN Stenly Kaware (Koordinator Pertandingan), Sergio Rumondor (Ketua TJI Kota Manado sekaligus Bendahara Panitia), dan JKN Febry Muloke (Sekretaris TJI Kota Manado). “Kami ingin para atlet percaya diri dan menunjukkan hasil kerja keras mereka di atas matras,” ujar Sabeum Ime, sapaan akrab Ketua Panitia. DUKUNGAN PENUH DARI PUSAT- Panitia juga menegaskan bahwa setiap kegiatan TJI di daerah selalu mendapat dukungan penuh dari pimpinan pusat, terutama Presiden TJI, GM Dr. (cand.) Bimo Hernowo, S.T., M.Eng, Dipl.-postgrad. reg. & stadtpl, yang aktif memantau perkembangan kompetisi. “Kami sangat bersemangat melebarkan sayap TJI di daerah nyiur melambai,” tambah Sabeum Ime. DIIKUTI ENAM DOJANG- Kompetisi ini diikuti oleh enam dojang: ATF, ARRITC, EKMA Tomohon, EKMA Tondano, TDTC, dan SSTC. Para pelatih menyambut antusias ajang ini sebagai wadah pembuktian kemampuan atlet. “Pertandingan seperti ini sebaiknya diadakan rutin, setiap 3 atau 6 bulan, bahkan bisa berskala nasional atau internasional,” ujar Sabeum Handry Wawanda dari Dojang ATF. HARAPAN KE DEPAN- Panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara ini. Mereka berharap kompetisi ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional . bali-inspirasi #storytelling

Open Opportunity and Collaboration
Hospitality 01 Nov 2025
Open Opportunity and Collaboration

Open opportunity and collaboration Bali, 1.11.2025.a favorite tourist destination in Indonesia, is not only renowned for its natural beauty and rich culture, but also for its thriving tourism industry. One aspect that plays a significant role in enhancing the tourist experience in Bali is the wellness spa. After a busy day at a tourist destination, it's important to maintain good health and well-being. One effective solution is to enjoy a spa experience, which can restore your fitness and refreshment. Spas are not just places to relax, but also a way to restore health and balance your soul. With a variety of therapies on offer, such as massage, aromatherapy, and meditation, spas can help reduce stress, improve blood circulation, and restore energy. Everyone needs a spa experience when traveling, as it can help them feel refreshed and ready to enjoy other activities. One aspect that makes spas in Bali so special is the aromatherapy that soothes the heart and soul. Using natural ingredients like lavender, chamomile, and eucalyptus, aromatherapy can help reduce stress and anxiety, and promote feelings of relaxation and calm.Spas have become an important aspect of the tourism industry in Bali. Many hotels and resorts in Bali offer comprehensive, high-quality spa facilities. This way, tourists can enjoy a satisfying spa experience and enhance their satisfaction with the destination. Wellness spas play a significant role in Bali's tourism industry. By offering a variety of therapies and pleasant aromatherapy treatments, spas can help restore physical fitness and freshness, as well as promote mental balance. Therefore, spas are a must-consider when traveling to Bali. Unlock New Revenue Streams for Hotel , Villa & Resort with Elite Massage TherapistsTransform your hotel or villa into a wellness sanctuary with our network of 180 certified freelance massage therapists , no overhead costs, just pure guest satisfaction.Experience Meets ExcellenceYears of Spa Industry Expertise Angkasa Starlite Manajemen brings extensive collective experience in Bali's spa industry. We understand what properties need and deliver solutions that work.Our knowledge allows us to supply exactly what the wellness industry demands4skilled therapists ready to elevate your guest experience. Angkasa Starlite Management is open to collaboration and solutions needed by the tourism industry today. This year-end event is expected to be a peak destination for international tourists to the Island of the Gods, Bali. We are also open to those with marketing expertise who aim to build a strong team and understand the hospitality industry. We share a positive goal for mutual success and the broader economic well-being of the community. For anyone motivated and enthusiastic, please contact us now. Do you feel selected? #storytelling *bali-inspirasi

Menari dari Akar , Mengalir ke Dunia dari Sang Maestro Penari Grass Roots Indonesia , Dwijaya Syaifil Munir
Hospitality 12 Oct 2025
Menari dari Akar , Mengalir ke Dunia dari Sang Maestro Penari Grass Roots Indonesia , Dwijaya Syaifil Munir

OLEH : BIMO HERNOWO GERAK YANG MENYATU DENGAN JIWA . Bali.12.10.2025~Dalam dunia seni pertunjukan tari yang ada di Indonesia, nama Dwijaya Syaifil Munir, S.Sn—yang dikenal sebagai "Jaya Kelana"—adalah sosok yang tak tergantikan figurnya hingga kini.Ia bukan sekadar penari, melainkan penjaga gerak, pemikir tubuh, dan pelayan spiritualitas dalam seni. Ia menari bukan untuk dipuji, tetapi untuk menyatu. Ia tidak mengejar panggung megah, melainkan memilih ruangruang kecil di mana tubuh bisa berbicara dengan jujur. Sebagai maestro tari akar rumput, Dwijaya adalah simbol seni yang membumi. Ia tidak pernah menjadikan seni sebagai alat komersial, melainkan sebagai jalan hidup. Ia mengajar anak-anak, menyambut wisatawan, dan tampil di panggung dunia internasional dengan semangat yang sama, yakni kejujuran dalam gerak . AWAL KEHIDUPAN DAN PENDIDIKAN SENI ,Lahir di Tegal pada 1 Mei, Dwijaya tumbuh dalam keluarga sederhana yang menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi Jawa. Sejak kecil, ia sudah menunjukkan ketertarikan pada seni gerak. Ia sering menirukan wayang, menari di halaman rumah, dan menyimak pertunjukan rakyat dengan penuh perhatian. Ia memulai pendidikan formalnya di SMKI Surakarta pada tahun 1983, lalu melanjutkan ke STSI Surakarta (kini ISI Surakarta) dan meraih gelar Sarjana Seni (S.Sn). Di sana, ia tidak hanya belajar teknik tari, tetapi juga menyerap filosofi gerak, spiritualitas tubuh, dan makna di balik setiap langkah. KARIER LOKAL DAN PENGABDIAN KOMUNITAS ,Sejak tahun 1983, Dwijaya aktif tampil dalam berbagai acara seni—dari pernikahan tradisional, pertunjukan rakyat, hingga festival budaya. Ia tidak pernah membatasi panggungnya. Baginya, setiap ruang adalah tempat untuk menari: halaman rumah, balai desa, studio kecil, bahkan jalanan. Sebagai pengajar, ia mulai melatih anak-anak sejak 1990, dan membuka kelas privat bagi wisatawan dan pelajar sejak 1993.Ia juga aktif dalam komunitas Wayang Kampung, sebuah gerakan seni yang menggabungkan tradisi dan kritik sosial. PERJALANAN INTERNASIONAL di EROPA DAN MALAYSIA , di Eropa: Menari di Jerman dan Belanda Tahun 1999 menjadi titik balik dalam karier internasionalnya. Dwijaya mulai berkolaborasi dengan seniman dari Jerman, bergabung dengan kelompok Eurythmie-Mobil. Di sana, ia tampil sebagai penari, penyanyi, pemain gamelan, bahkan badut. Ia membawa semangat Jawa ke panggung Eropa, bukan dengan eksotisme, tetapi dengan kejujuran gerak. Di Jerman, ia tampil di berbagai kota seperti Bochum, Dortmund, dan Berlin. Ia juga sempat mengajar di komunitas seni lokal, memperkenalkan filosofi banyu mili—gerak yang mengalir seperti air—kepada penari kontemporer Eropa. Di Belanda, ia tampil dalam festival budaya dan pertunjukan komunitas, menjalin hubungan erat dengan diaspora Indonesia. Di Malaysia: Menyentuh Tradisi Serumpun Di Malaysia, Dwijaya terlibat dalam pertunjukan lintas budaya yang menggabungkan tarian Jawa dan Melayu. Ia tampil di Kuala Lumpur dan Penang, serta menjadi pembicara dalam forum seni tradisional. Ia juga sempat mengajar di beberapa sanggar tari lokal, memperkenalkan teknik dan filosofi gerak Jawa kepada generasi muda Malaysia. Pengalamannya di Malaysia memperkuat keyakinannya bahwa seni adalah jembatan antar bangsa dan negara. Ia melihat kesamaan dalam ritme, nilai, dan spiritualitas antara budaya Jawa dan Melayu, dan menjadikannya bahan eksplorasi artistik. FILOSOFI GERAK: TUBUH SEBAGAI DOA , bagi Dwijaya, menari bukan sekadar teknik, tetapi bentuk spiritualitas. Ia percaya bahwa tubuh adalah medium doa, dan gerak adalah bahasa jiwa. Ia menolak komersialisasi seni, dan memilih kejujuran dalam ekspresi. Dalam setiap gerakannya, ada kesadaran, ada keheningan, ada kekuatan yang tak terlihat. Ia bisa berdiri diam selama lima menit, dan penonton tetap terpaku. Karena dalam diamnya, ada gerak batin yang terasa. KOMUNITAS DAN WARISAN, Warisan dari Dwijaya tidak berupa gedung, patung, atau buku. Warisannya hidup dalam murid-muridnya, dalam komunitas seni, dan dalam tubuh-tubuh yang terus menari dengan kesadaran. Ia mengajarkan bahwa seni bukan milik panggung, tetapi milik kehidupan. Banyak muridnya yang kini menjadi seniman, guru, dan aktivis budaya. Mereka membawa semangat Dwijaya ke berbagai penjuru negeri dan dunia internasional. KEPERGIAN DAN KENANGAN , Dwijaya Syaifil Munir wafat pada 13 Juni 2023. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam di kalangan seniman dan masyarakat. Namun warisannya tetap hidup di dalam gerak, dalam jiwa, dalam semesta. Upacara penghormatannya dihadiri oleh seniman dari berbagai negara. Mereka tidak hanya datang untuk mengenang, tetapi untuk merayakan hidup yang telah ia jalani dengan penuh gerak dan makna. MENARI DARI AKAR, MENGALIR KE SEMESTA, Dwijaya Syaifil Munir adalah simbol kebebasan dalam gerak. Ia mengajarkan bahwa selama tubuh bisa bergerak, jiwa bisa berbicara. Ia tidak pernah mengejar popularitas, tetapi justru menjadi abadi dalam ketulusan. Kini, setiap kali kita melihat seorang anak menari dengan mata tertutup, atau seorang seniman bergerak perlahan di tengah keramaian, mungkin di sanalah roh Dwijaya sedang menari kembali—mengalir dalam waktu, menyatu dengan semesta.Sebuah legenda yang takbisa dilupakan. DWIJAYA SYAIFIL MUNIR: VOM URSPRUNG ZUM UNIVERSUM Maestro des Grassroots-Tanzes in Indonesien BEWEGUNG, DIE MIT DER SEELE VERSCHMILZT In der Welt der darstellenden KĂŒnste Indonesiens ist der Name Dwijaya Syaifil Munir, S.Sn– bekannt als Jaya Kelana – eine unverzichtbare Figur. Er war nicht nur TĂ€nzer, sondern ein HĂŒter der Bewegung, ein Denker des Körpers und ein Diener der SpiritualitĂ€t in der Kunst. Er tanzte nicht, um bewundert zu werden, sondern um eins zu werden. Große BĂŒhnen strebte er nicht an; stattdessen wĂ€hlte er kleine RĂ€ume, in denen der Körper ehrlich sprechen konnte. Als Grassroots-Maestro verkörperte Dwijaya eine Kunst, die tief verwurzelt war. Er machte die Kunst nie zum kommerziellen Instrument, sondern zum Lebensweg. Er unterrichtete Kinder, empfing Reisende und trat auf internationalen BĂŒhnen mit derselben Haltung auf: Ehrlichkeit in der Bewegung. KINDHEIT UND KÜNSTLERISCHE AUSBILDUNG Geboren am 1. Mai in Tegal, wuchs Dwijaya in einer einfachen Familie auf, die die javanische Tradition hochhielt. Schon frĂŒh zeigte er Interesse an Bewegungskunst. Er imitierte Wayang-Figuren, tanzte im Hof und beobachtete VolksauffĂŒhrungen mit großer Aufmerksamkeit. 1983 begann er seine formale Ausbildung an der SMKI Surakarta und setzte sie an der STSI Surakarta (heute ISI Surakarta) fort, wo er den Titel Sarjana Seni (S.Sn) erlangte. Dort lernte er nicht nur Tanztechniken, sondern verinnerlichte auch die Philosophie der Bewegung, die SpiritualitĂ€t des Körpers und die Bedeutung hinter jedem Schritt. LOKALE KARRIERE UND ENGAGEMENT IN DER GEMEINSCHAFT Seit 1983 trat Dwijaya bei zahlreichen kulturellen Veranstaltungen auf – von traditionellen Hochzeiten ĂŒber VolksauffĂŒhrungen bis hin zu Festivals. FĂŒr ihn war jeder Ort eine BĂŒhne: der Hof, das Dorfgemeindehaus, kleine Studios oder die Straße. Ab 1990 unterrichtete er Kinder im Tanz und bot ab 1993 privaten Unterricht fĂŒr Touristen und SchĂŒler an. Er war auch aktiv in der Wayang Kampung-Gemeinschaft, einer Bewegung, die Tradition mit sozialer Kritik verband. INTERNATIONALE REISEN: EUROPA UND MALAYSIA Europa: Tanz in Deutschland und den Niederlanden 1999 markierte einen Wendepunkt in seiner internationalen Karriere. Dwijaya begann mit KĂŒnstlern aus Deutschland zusammenzuarbeiten und schloss sich der Gruppe EurythmieMobil an. Dort trat er als TĂ€nzer, SĂ€nger, Gamelan-Spieler und sogar als Clown auf. Er brachte den Geist Javas auf europĂ€ische BĂŒhnen – nicht als exotisches Spektakel, sondern mit ehrlicher Bewegung. SEITE 6 In Deutschland trat er in StĂ€dten wie Bochum, Dortmund und Berlin auf. Er unterrichtete auch in lokalen Kunstgemeinschaften und vermittelte die Philosophie von banyu mili – Bewegung, die wie Wasser fließt – an zeitgenössische europĂ€ische TĂ€nzer. In den Niederlanden nahm er an Kulturfestivals und GemeinschaftsauffĂŒhrungen teil und pflegte enge Beziehungen zur indonesischen Diaspora. Malaysia: BerĂŒhrung mit verwandter Tradition In Malaysia war Dwijaya Teil interkultureller AuffĂŒhrungen, die javanischen und malaiischen Tanz verbanden. Er trat in Kuala Lumpur und Penang auf und sprach bei Foren ĂŒber traditionelle Kunst. In mehreren Tanzstudios unterrichtete er junge malaysische TĂ€nzer in Technik und Philosophie der javanischen Bewegung. Seine Erfahrungen in Malaysia stĂ€rkten seine Überzeugung, dass Kunst eine BrĂŒcke zwischen Nationen ist. Er erkannte Gemeinsamkeiten in Rhythmus, Werten und SpiritualitĂ€t zwischen javanischer und malaiischer Kultur und nutzte sie als kĂŒnstlerische Inspirationsquelle. BEWEGUNGSPHILOSOPHIE: DER KÖRPER ALS GEBET FĂŒr Dwijaya war Tanz nicht nur Technik, sondern SpiritualitĂ€t. Der Körper war fĂŒr ihn ein Medium des Gebets, Bewegung die Sprache der Seele. Er lehnte die Kommerzialisierung der Kunst ab und entschied sich fĂŒr ehrlichen Ausdruck.In jeder seiner Bewegungen lag Bewusstsein, Stille und unsichtbare Kraft. Er konnte fĂŒnf Minuten lang stillstehen – und das Publikum blieb gebannt. Denn in seiner Stille war innere Bewegung spĂŒrbar. GEMEINSCHAFT UND VERMÄCHTNIS Dwijayas VermĂ€chtnis besteht nicht aus GebĂ€uden, Statuen oder BĂŒchern. Es lebt in seinen SchĂŒlern, in Kunstgemeinschaften und in Körpern, die weiterhin mit Bewusstsein tanzen. Er lehrte, dass Kunst nicht nur auf BĂŒhnen gehört, sondern ins Leben selbst. Viele seiner SchĂŒler wurden spĂ€ter selbst KĂŒnstler, Lehrer und Kulturaktivisten. Sie tragen Dwijayas Geist in alle Ecken des Landes und der Welt. ABSCHIED UND ERINNERUNG Dwijaya Syaifil Munir verstarb am 13. Juni 2023. Sein Tod hinterließ tiefe Trauer in der Kunstwelt und Gesellschaft. Doch sein VermĂ€chtnis lebt weiter – in Bewegung, in Seele, im Universum. Seine Gedenkfeier wurde von KĂŒnstlern aus verschiedenen LĂ€ndern besucht. Sie kamen nicht nur, um zu trauern, sondern um ein Leben zu feiern, das mit voller Bewegung und Bedeutung gelebt wurde. VOM URSPRUNG ZUM UNIVERSUM Dwijaya Syaifil Munir ist ein Symbol fĂŒr Freiheit in der Bewegung. Er lehrte, dass solange der Körper sich bewegen kann, die Seele sprechen darf. Ruhm strebte er nie an – doch gerade durch seine Aufrichtigkeit wurde er unvergĂ€nglich. SEITE 7 Wenn wir heute ein Kind mit geschlossenen Augen tanzen sehen oder einen KĂŒnstler langsam durch die Menge schreiten, dann tanzt vielleicht Dwijayas Geist mit – fließend durch die Zeit, eins mit dem Universum.bali-inspirasi #storytelling

K1- Taekwondo Kyorugi System: Reviving the Combative Spirit of Jidokwan
Hospitality 04 Oct 2025
K1- Taekwondo Kyorugi System: Reviving the Combative Spirit of Jidokwan

K1-Taekwondo Kyorugi System: Reviving the Combative Spirit of Jidokwan Bali.4.10.2025~The "K1-Taekwondo Kyorugi System" is a competitive framework developed by a group of Jidokwan Grand Masters with the mission to "restore the traditional combative essence of Jidokwan Taekwondo". It is not merely a sport format—it is a cultural and philosophical movement aimed at reclaiming Taekwondo’s original identity as a martial art. Connection to JidokwanWorld K1-Taekwondo is strategically designed to grow alongside the global revitalization of Jidokwan. Although formal Jidokwan structures are still being established, the founders chose to launch K1-Taekwondo first, while simultaneously building the foundation of Jidokwan through seminars, promotion tests, and Dan certifications. Core Objectives To reintroduce the "authentic fighting spirit" of Taekwondo, which has been diluted by sportification. To position K1-Taekwondo as the "competitive face of Jidokwan" on the international stage. To emphasize explosive, aggressive, and effective techniques over passive point-scoring strategies. System Characteristics High-intensity sparring that reflects real combat scenarios. Leadership by certified Masters and Grand Masters who will receive official Jidokwan appointment letters. A clear distinction from previous “K1” initiatives—World K1-Taekwondo is a new and independent system. Cp: jidokwanindonesia.com

PHM HOTELS Rayakan World Tourism Day dengan Semangat Keberlanjutan Luncurkan Art & Music Festival, Program Stay & Adopt, dan Pameran Seni Fotografi Bawah Laut
Hospitality 28 Sep 2025
PHM HOTELS Rayakan World Tourism Day dengan Semangat Keberlanjutan Luncurkan Art & Music Festival, Program Stay & Adopt, dan Pameran Seni Fotografi Bawah Laut

PHM HOTELS Rayakan World Tourism Day dengan Semangat KeberlanjutanLuncurkan Art & Music Festival, Program Stay & Adopt, dan Pameran Seni FotografiBawah Laut Bali, 27 September 2025 – Dalam rangka memperingati World Tourism Day 2025, PHMHOTELS menggelar Media Gathering Bali & Gili Area di THE 1O1 Bali Oasis Sanur.Perayaan ini bukan sekadar momentum untuk merayakan pariwisata, tetapi jugamenegaskan komitmen PHM HOTELS dalam menghadirkan program dan aktivasiberkelanjutan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.Rangkaian acara dimulai dengan peluncuran Art & Music Festival: Sastra & Wastra, sebuahfestival seni lintas budaya yang akan digelar serentak di 18 unit hotel PHM HOTELS mulai10 Oktober hingga 30 November 2025. Festival ini mengangkat filosofi Sastra dan Wastrasebagai refleksi perjalanan budaya Indonesia yang selaras dengan semangat keberlanjutan.Pada kesempatan yang sama, PHM HOTELS juga meresmikan program terbaru bertajukStay & Adopt, yang dapat diakses dengan mudah melalui platform resmi book101.com.Program ini menjadi wujud nyata kontribusi terhadap pelestarian lingkungan, khususnyaekosistem laut, melalui mekanisme adopsi terumbu karang.Terumbu karang hasil adopsi akan ditanam di Kurma Amerta, sebuah rumah coral berbentukpenyu karya seniman dan aktivis lingkungan Teguh Ostenrik, yang kini dimiliki oleh THE 1O1Hotels & Resorts. Kurma Amerta tidak hanya menjadi karya seni monumental, tetapi jugasimbol nyata kepedulian terhadap keberlanjutan laut. Ke depannya, tamu jugaberkesempatan untuk turut mengadopsi coral di Kurma Amerta sebagai bentuk kontribusipersonal terhadap pelestarian bawah laut.Semangat keberlanjutan ini juga diperkaya dengan hadirnya pameran karya fotografi bawahlaut “Shards of Blue – Fragments of Beauty, Echoes of Urgency” oleh seniman Ribka Malise.Melalui bidikan kameranya, Ribka menampilkan fragmen keindahan sekaligus kerentananekosistem laut yang mengingatkan publik akan urgensi pelestarian alam. Pameran ini akanberlangsung hingga 30 November 2025 di THE 1O1 Bali Oasis Sanur sebagai bagian dariArt & Music Festival. Rangkaian acara World Tourism Day 2025 juga menghadirkan pemutaran film pendek“Bisikan Terumbu”, yang merupakan film dokumenter kolaborasi Teguh Ostenrik danArtopologi yang didukung oleh THE 1O1 Hotels & Resorts. Film ini merekam pesan artistikdan ekologis tentang pentingnya menjaga kelestarian terumbu karang untuk masa depan generasi mendatang. Marcia Amandary selaku VP Brand & Development PHM HOTELS, menegaskan “Melaluiprogram Stay & Adopt di book101.com, kami ingin menghadirkan cara sederhana namunbermakna bagi tamu untuk ikut berkontribusi pada kelestarian laut. Setiap adopsi terumbukarang adalah langkah kecil yang berdampak besar, baik bagi ekosistem bawah lautmaupun bagi kehidupan masyarakat pesisir.”Nyoman Astika, General Manager THE 1O1 Bali Oasis Sanur, menambahkan “WorldTourism Day tahun ini menjadi momentum penting bagi kami untuk menegaskan kembaliperan hotel bukan hanya sebagai penyedia akomodasi, tetapi juga sebagai penggerakpariwisata berkelanjutan. Kami percaya, kolaborasi antara seni, budaya, dan lingkungandapat memperkaya pengalaman wisata sekaligus membawa dampak positif jangkapanjang.” “Art & Music Festival: Sastra & Wastra adalah wujud konsistensi kami dalam merangkainarasi pariwisata yang berkelanjutan. Seni dan budaya bukan sekadar hiburan, tetapi jugasarana edukasi dan penghubung antara masyarakat, wisatawan, dan alam yang kita rawatbersama.” tutup Greta Indri, selaku Corporate Brand & Marcom Manager PHM HOTELSDengan kolaborasi seni, budaya, dan keberlanjutan, PHM HOTELS berharap World TourismDay 2025 menjadi titik awal gerakan bersama dalam menciptakan pariwisata yang lebihbermakna, berdaya guna, dan berkelanjutan. Tentang PHM HOTELSPHM HOTELS adalah manajemen perhotelan terkemuka di Indonesia dengan portofoliomerek hotel THE HAVEN Hotels, Villas & Resorts, THE 1O1 Hotels & Resorts, 1O1 URBAN,1O1 STYLE, dan FRii Hotel. Perusahaan ini merupakan bagian dari Panorama Group,sebuah grup bisnis pariwisata dan perhotelan terintegrasi dengan pengalaman lebih dari 45tahun. PHM HOTELS menawarkan pengalaman menginap terbaik dengan berbagai pilihanproperti modern berkelas internasional yang tersebar di Jakarta, Bogor, Bandung,Yogyakarta, Malang, Palembang, Bali dan Gili Trawangan.Informasi lebih lanjut di www.book1o1.com

PROFOUND CONNECTION BETWEEN GAMELAN MUSIC AND THE COSMOLOGICAL SPATIAL ORGANIZATION OF THE JAVANESE AND INDONESIA CITIES
Hospitality 26 Sep 2025
PROFOUND CONNECTION BETWEEN GAMELAN MUSIC AND THE COSMOLOGICAL SPATIAL ORGANIZATION OF THE JAVANESE AND INDONESIA CITIES

PROFOUND CONNECTION BETWEEN GAMELAN MUSICAND THE COSMOLOGICAL SPATIAL ORGANIZATION OF THE JAVANESE AND INDONESIA CITIES This Seminar explores the profound connection between gamelan music and the cosmological spatial organization of the traditional Javanese city, particularly as manifested in the kraton (royal palace) and its surrounding urban fabric. Gamelan, as a sonic embodiment of Javanese metaphysics, operates not merely as musical performance but as a ritualized articulation of cosmic harmony. The structure, tuning, and cyclical nature of gamelan compositions reflect Javanese conceptions of time, balance, and spiritual order, mirroring the spatial layout of the kraton and its alignment with sacred geography. The kraton itself is designed as a microcosm of the universe, oriented along a north-south axis that connects Mount Merapi (symbolizing the realm of the gods) to the southern sea (associated with the spirit world). Within this axis, the placement of the kraton, alun-alun (public squares), mosques, markets, and cemeteries follows a cosmological logic that reinforces the ruler’s role as mediator between the divine and the earthly. Gamelan performances within the kraton—especially during court rituals, wayang kulit (shadow puppet theatre), and sekaten festivals—serve to activate and maintain this cosmic order. The instruments of the gamelan ensemble, crafted from bronze and wood, are imbued with symbolic meanings and are often treated as sacred objects. Their arrangement during performances reflects hierarchical and spatial principles akin to those found in the city’s layout. This study argues that gamelan music and Javanese urban cosmology are interdependent systems of meaning, each reinforcing the other through ritual, spatial orientation, and metaphysical symbolism. By examining this interplay, the discussion contributes to a deeper understanding of how sound and space coalesce in Javanese culture to produce a lived experience of cosmic harmony and sociopolitical order. ‐‐------ Hubungan yang mendalam antara musik gamelan dan organisasi spasial kosmologis kota-kota Jawa dan Indonesia. Seminar ini mengkaji keterhubungan yang mendalam antara musik gamelan dan organisasi spasial kosmologis kota tradisional Jawa, khususnya sebagaimana diwujudkan dalam kraton (keraton) dan struktur urban di sekitarnya.Gamelan, sebagai perwujudan sonik dari metafisika Jawa, tidak hanya berfungsi sebagai pertunjukan musik semata, melainkan sebagai artikulasi ritual dari harmoni kosmik. Struktur, sistem penalaan, dan sifat siklus dalam komposisi gamelan mencerminkan konsep Jawa tentang waktu, keseimbangan, dan tatanan spiritual, yang tercermin pula dalam tata ruang kraton dan keselarasan geografisnya yang sakral.Kraton dirancang sebagai mikrokosmos dari alam semesta, dengan orientasi poros utara-selatan yang menghubungkan Gunung Merapi (melambangkan alam para dewa) dengan Laut Selatan (yang diasosiasikan dengan dunia roh). Sepanjang poros ini, penempatan kraton, alun-alun, masjid, pasar, dan makam mengikuti logika kosmologis yang menegaskan peran raja sebagai perantara antara dunia ilahi dan dunia fana.Pertunjukan gamelan di dalam kraton—terutama dalam ritual kerajaan, pertunjukan wayang kulit, dan festival sekaten—berfungsi untuk mengaktifkan dan menjaga keteraturan kosmik tersebut. Instrumen gamelan yang terbuat dari perunggu dan kayu mengandung makna simbolis dan kerap diperlakukan sebagai benda sakral. Penataan instrumen saat pertunjukan mencerminkan prinsip hierarki dan spasial yang serupa dengan tata kota tradisional.Studi ini berargumen bahwa musik gamelan dan kosmologi urban Jawa merupakan dua sistem makna yang saling bergantung, saling menguatkan melalui ritual, orientasi ruang, dan simbolisme metafisik. Dengan menelaah keterkaitan ini, diskusi seminar ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana suara dan ruang berpadu dalam budaya Jawa untuk menciptakan pengalaman hidup yang selaras secara kosmik dan tertata secara sosial-politik. Presenter:Amalia LaurentFrench artist who lives and works between Paris and Nümes. Her artistic practice explores themes of topography, geography, and cartography—both real and imagined. A PhD at the École des Hautes Études en Sciences Sociales (EHESS), focusing on the relationship between architecture and processional practices. Jessika KenneyAn American experimental vocalist, composer, and teacher known for her deeply spiritual and transcultural approach to music. Her work blends avant-garde soundscapes with traditional vocal techniques from Persian and Javanese music, creating hauntingly immersive experiences.. California US, Expert of Javanese Sinden and Gamelan Moderator:Bimo HernowoFormer I-ARCH Magazine European Correspondent, Member of ICOMOS the Netherlands, Founder of Societal Architects Association (SAA), PhD researcher Utrecht University & Researcher on the project of Traces of Power: Engineers Between Palaces and Fortifications (1746-1808), University of Sevilla, Spain. Date: Saturday, 25 October 2025 ,Time: 16.00 WIB (Jakarta time) / 11:00 an CEST (Amsterdam time)Locations: Paris, Fukuoka, Amsterdam, Maastricht, Groningen, Utrecht, Rotterdam, Solo, Yogyakarta, Medan, Jakarta, Frankfurt & Boston. Via ZOOMRegistration : https://shorturl.at/CRsxx(Registration will be closed on 24 October 2025, 24:00 WIB) Organized and supported by :GUU Nederlands, MaastrichtSoeracarta Heritage Society, SurakartaRoemahToea, YogyakartaArchitecture Department, Universitas Katolik Santo Thomas, MedanArchitecture Department, Universitas Pancasila, JakartaArchitecture Department, North Sumatra University, MedanGroningen University, GroningenPhD candidate, Architectural History, Utrecht University, UtrechtRumah Budaya KratonanSocietal Architects Association Contact Person WhatsApp: (The Netherlands: +31657273050 /Anne), (Indonesia: +6285743044087 /Aga Y.), Email: y.b.hernowo@uu.nl (Curator: Bimo Hernowo). https://www.researchgate.net/publication/395868119_Profound_Connection_Between_Gamelan_Music_and_The_Cosmological_Spatial_Organization_of_the_Javanese_and_Indonesia_cities

Reuni Akbar 2025 PANTI ASUHAN KRISTEN 400 BAITH-ELSEMARAPURA - BALI - INDONESIA ; Mengenang Masa Lalu Merajut Persaudaraan Masa Depan
Hospitality 20 Sep 2025
Reuni Akbar 2025 PANTI ASUHAN KRISTEN 400 BAITH-ELSEMARAPURA - BALI - INDONESIA ; Mengenang Masa Lalu Merajut Persaudaraan Masa Depan

Reuni Akbar 2025 PANTI ASUHAN KRISTEN 400 BAITH-ELSEMARAPURA - BALI - INDONESIA ; Mengenang Masa Lalu Merajut Persaudaraan Masa Depan Klungkung,Bali.20.9.2025.Mengingat masa lalu yang indah di Bali dengan bertemunya kembali bersama teman-teman lama dalam rangka Reuni Akbar tahun 2025 di PANTI ASUHAN KRISTEN 400 BAITH-ELSEMARAPURA - BALI - INDONESIA yang berlokasi di jalan Jempiring 20 Klungkung https://maps.app.goo.gl/FZqURYoTRY7Dng4G8?g_st=aw Berbagai suka duka dalam kebersamaan dan persaudaraan selama tinggal di panti asuhan , mengingatkan kenangan yang sangat berkesan dalam situasi apapun. "Panti Asuhan ini dicetuskan sejak 11 Maret 1972 dibawah Yayasan Sosial Kemah Injil dengan nama PANTI ASUHAN KRISTEN 400 Baith-ElSEMARAPURA - BALI - INDONESIA .Waktu itu saya masih menjadi pengasuh muda dengan pimpinan panti asuhan I Ketut Gara , setelah saya pensiun di tahun 2010 saya dipanggil lagi untuk memimpin panti asuhan ini,"ungkap I Wayan Antara Onesimus. Dalam acara reuni Akbar kali ini tampak kerukunan dan kebersamaan yang harmony dengan anak-anak yatim piatu di panti asuhan, sedikit motivasi dan nasehat bijak dari pemimpin panti asuhan juga disampaikan di sela-sela acara reuni Akbar 2025 panti asuhan. Selaku pemimpin panti asuhan juga menyampaikan,"Donasi yang kita butuhkan meliputi banyak hal untuk pemeliharaan tempat dan juga kebutuhan dasar anak-anak yatim piatu , harapan kami semoga para donatur bisa membantu kami dengan rasa syukur serta empati kepada anak-anak sebagai masa depan bangsa .Untuk yang hendak berkunjung ataupun berdonasi bisa menghubungi Ni Luh Sariani nomor WhatsApp +62 81353239122 serta rekening bank BRI nomor 011401000075309 Swif code BRINIDJA atas nama "Panti Asuhan Kristen 400 Baith-El" sekaligus bisa lihat di website kami Yayasan Sosial Kemah Injil https://yaski-baithel.org/ Demikian sekilas kunjungan awak media jurnalis ketika ikut serta dalam perayaan reuni Akbar 2025 di panti asuhan kali ini , Bali sebagai pulau Dewata yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan empati yang cukup luas dalam persaudaraan antar sesama manusia tanpa melihat suku , ras , dan agama . Sehingga budaya dan kultur selaras dengan keindahan yang eksotis sekaligus merupakan destinasi wisata dunia . Meskipun cuaca ekstrem akhir-akhir ini cukup berpengaruh di pulau Dewata,Bali yang mengakibatkan banjir diberbagai tempat serta tanah longsor, semoga bisa teratasi perbaikan dalam segala situasi, keyakinan itu tetap menjadi semangat kebersamaan dan kerukunan untuk bersatu dan membangun lebih baik kedepannya.bali-inspirasi

Grand Reuni 2025 BAITH-EL CHRISTIAN ORPHANAGE 400SEMARAPURA - BALI - INDONESIA ; Remembering the Past, Building Brotherhood for the Future
Hospitality 20 Sep 2025
Grand Reuni 2025 BAITH-EL CHRISTIAN ORPHANAGE 400SEMARAPURA - BALI - INDONESIA ; Remembering the Past, Building Brotherhood for the Future

Grand Reunion 2025 BAITH-EL CHRISTIAN ORPHANAGE 400SEMARAPURA - BALI - INDONESIA ; Remembering the Past, Building Brotherhood for the Future Klungkung, Bali. September 20, 2025. Remembering the beautiful past in Bali by reuniting with old friends at the 2025 Grand Reunion at CHRISTIAN ORPHANAGE 400 BAITH-ELSEMARAPURA - BALI - INDONESIA, located at Jalan Jempiring 20 Klungkung https://maps.app.goo.gl/FZqURYoTRY7Dng4G8?g_st=aw The various joys and sorrows experienced together in brotherhood during our time at the orphanage bring back deeply memorable memories in any situation. "This orphanage was established on March 11, 1972, under the Social Gospel Foundation with the name CHRISTIAN ORPHANAGE 400 Baith-ElSEMARAPURA - BALI - INDONESIA. At that time, I was still a young caregiver under the orphanage director I Ketut Gara. After I retired in 2010, I was called back to lead this orphanage," said I Wayan Antara Onesimus. During this grand reunion, there was a sense of harmony and togetherness with the orphans at the orphanage. The orphanage director also shared some words of motivation and wise advice during the 2025 grand reunion. As the orphanage leader, he also stated, "The donations we need cover various aspects for maintaining the facility and meeting the basic needs of the orphaned children. We hope that donors can assist us with gratitude and empathy toward To the children as the future of the nation. For those who wish to visit or donate, please contact Ni Luh Sariani at WhatsApp number +62 81353239122 and BRI bank account number 0114-01-000075.30. 9 SWIFT code BRINIDJA in the name of “Panti Asuhan Kristen 400 Baith-El” can also be viewed on our website, Yayasan Sosial Kemah Injil https://yaski-baithel.org/ This is a brief overview of the media journalists' visit during their participation in the 2025 Grand Reunion celebration at the orphanage. Bali, as the Island of the Gods, has always upheld the values of tolerance and empathy in brotherhood among fellow human beings, regardless of ethnicity, race, and religion. Thus, its culture and traditions harmonize with its exotic beauty, making it a world-class tourist destination. Despite the recent extreme weather conditions on the Island of the Gods, Bali, which have caused flooding in various areas and landslides, we hope that improvements can be made in all situations. This belief remains the spirit of unity and harmony to come together and build a better future.#storytelling bali-inspirasi

Misi Dagang Prov Jatim di Kalsel Bersama Khofifah: Meningkatkan Transaksi Dagang dan Kolaborasi UMKM
Hospitality 17 Sep 2025
Misi Dagang Prov Jatim di Kalsel Bersama Khofifah: Meningkatkan Transaksi Dagang dan Kolaborasi UMKM

Misi Dagang Prov Jatim di Kalsel Bersama Khofifah: Meningkatkan Transaksi Dagang dan Kolaborasi UMKM Banjarmasin ,17 September 2025, Provinsi Jawa Timur (Jatim) melakukan misi dagang di Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, di Hotel Galaksi Banjarmasin. Misi dagang ini bertujuan untuk meningkatkan transaksi dagang antara Prov Jatim dan Kalsel, serta mempromosikan produk-produk unggulan dari kedua provinsi. Komoditas Hortikultura dan UMKM Misi dagang ini mencakup berbagai komoditas hortikultura, seperti kopi, rempah-rempah, dan lain sebagainya. Produk-produk ini sangat potensial untuk dipasarkan di Kalsel, dan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para petani dan UMKM di Jatim. Semangat Berkolaborasi Semangat berkolaborasi para UMKM untuk acara ini sangat antusias. Mereka berharap dapat memperluas jaringan pasar dan meningkatkan penjualan produk mereka. Gubernur Jatim, Khofifah, sangat mengapresiasi kerjasama perdagangan ini dan berharap bahwa misi dagang ini dapat membawa manfaat besar bagi kedua provinsi. Meningkatkan Transaksi Dagang Dengan adanya misi dagang ini, diharapkan transaksi dagang antara Prov Jatim dan Kalsel dapat meningkat signifikan. Produk-produk unggulan dari Jatim dapat dipasarkan di Kalsel, dan sebaliknya, produk-produk Kalsel dapat dipasarkan di Jatim. Misi dagang Prov Jatim di Kalsel bersama Khofifah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan transaksi dagang dan kolaborasi UMKM antara kedua provinsi. Dengan semangat berkolaborasi dan kerjasama yang baik, diharapkan misi dagang ini dapat membawa manfaat besar bagi perekonomian kedua provinsi."Kayu Mas Kopi ikut serta dalam acara tersebut , sehingga kesepakatan kerjasama juga menjadi realitas kedepannya ,"ungkap Didik dari Kayu Mas Kopi.

Dapatkan Inspirasi Bali
Langsung di Email Anda

Informasi destinasi, event, dan promo menarik setiap minggu.

Home Destination Stay Search Menu
Tersimpan
Belum ada favorit

Klik ikon hati pada tempat yang Anda sukai untuk menyimpannya di sini.